JAKARTA β Suasana duka tengah menyelimuti jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang. Keluarga besar Rutan Kelas I Cipinang secara resmi menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak Bowo Restiyanto, yang merupakan salah satu petugas terbaik di lingkungan Rutan Kelas I Cipinang.
Kepergian almarhum membawa duka yang mendalam dan meninggalkan banyak kenangan berharga, tidak hanya bagi pihak keluarga, tetapi juga bagi rekan-rekan sejawat yang pernah bersama-sama menjalankan tugas dan pengabdian. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tanggung jawabnya sebagai Petugas Rumah Tahanan Negara Kelas I Cipinang.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, pihak Rutan telah menerbitkan ucapan duka cita resmi, sebagaimana yang terlampir pada berkas "Keluarga besar Rutan Kelas I Cipinang turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Bowo Restiyant.webp". Dalam edaran tersebut, tampak potret almarhum Bapak Bowo Restiyanto yang mengenakan setelan jas hitam dengan dasi biru, diapit oleh bingkai bermotif bunga sebagai bentuk penghormatan. Turut tertulis pesan duka yang berbunyi, "Turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga diberi kekuatan".
Segenap pimpinan dan jajaran pegawai Rutan Kelas I Cipinang turut memanjatkan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala khilafnya, serta diterima segala amal kebaikannya selama di dunia.
"Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam melewati masa duka ini," ungkap perwakilan dari keluarga besar instansi.
Selamat jalan, Bapak Bowo Restiyanto. Pengabdian dan jasa-jasamu akan selalu dikenang oleh keluarga besar Rutan Kelas I Cipinang.