/ 3
JAKARTA β Baptisan merupakan salah satu momen sakral bagi umat Kristen maupun Katolik sebagai simbol meninggalkan kehidupan lama dan memulai kehidupan baru bersama Kristus. Semangat perubahan dan pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang dalam memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
Salah satu bentuk nyata pembinaan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan ibadah dan baptisan selam bersama tim pelayanan Gereja International English Service. Kegiatan spiritual ini berlangsung secara khidmat di Gereja Galilea Rutan Kelas I Cipinang pada hari Kamis, 4 Juni 2026.
Rangkaian Kegiatan dan Ibadah Kegiatan pembinaan keagamaan ini diselenggarakan dengan melibatkan berbagai pihak:
- Diikuti oleh sebanyak 62 warga binaan yang berasal dari berbagai blok hunian.
- Melibatkan 12 orang dari tim pelayanan Gereja International English Service.
- Didampingi secara langsung oleh para pembina rohani Kristen dan Katolik Rutan Cipinang.
Acara diawali dengan doa bersama dan pujian ibadah. Selain itu, penyampaian khotbah juga diberikan sebagai sarana penguatan spiritual, pembentukan karakter, serta upaya untuk menumbuhkan rasa optimisme bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di Rutan.
Komitmen Pembinaan Mental dan Spiritual Pada kesempatan istimewa tersebut, sebanyak 11 orang warga binaan secara khusus mengikuti prosesi baptisan selam. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen iman sekaligus bagian dari perjalanan spiritual mereka untuk menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Prosesi ini dinilai menjadi momentum penting bagi warga binaan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, meningkatkan kesadaran diri, serta membangun harapan baru dalam menyongsong kehidupan ke depan.
Melalui kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara konsisten ini, Rutan Cipinang terus berupaya menghadirkan sistem pembinaan yang menyeluruh. Pembinaan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan dan kedisiplinan semata, tetapi juga dirancang untuk menyentuh aspek spiritual dan mental para warga binaan.
Diharapkan, seluruh rangkaian pembinaan tersebut mampu menjadi bekal positif bagi para warga binaan untuk terus memperbaiki diri, membangun karakter yang kuat, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah-tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.